[Yogyakarta, 26 April 2026] – Menembus batas ruang kelas, sebanyak 52 siswa dari SMP Islam unggulan di Yogyakarta baru saja menuntaskan agenda luar biasa dalam tajuk “Inspiring Journey 2026”. Selama 5 hari (22-26 April 2026), Singapura dan Malaysia menjadi laboratorium raksasa bagi para siswa untuk mengeksplorasi teknologi, literasi, dan budaya global.
Bukan sekadar perjalanan wisata, program ini merupakan komitmen nyata sekolah dalam menghadirkan standar pendidikan internasional bagi siswa SMP boarding dan fullday di Yogyakarta.
Menyentuh Masa Depan di Kantor Microsoft
Destinasi yang paling dinanti adalah kunjungan edukatif ke kantor pusat Microsoft. Di sana, para siswa tidak hanya melihat kecanggihan fasilitas kerja perusahaan teknologi dunia, tetapi juga berkesempatan mengikuti AI Mini Workshop.
Dalam sesi ini, siswa diajak berinteraksi langsung dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan memahami bagaimana AI dapat digunakan secara bijak untuk membantu proses belajar. Pengalaman ini memberikan cakrawala baru bahwa di masa depan, penguasaan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai etika.
Ziarah Intelektual di IIUM Library dan Al Amin School
Perjalanan berlanjut menuju Malaysia untuk memperkuat aspek akademik dan religiusitas:
- IIUM Library: Mengunjungi salah satu perpustakaan kampus Islam terbaik di dunia (International Islamic University Malaysia). Siswa belajar tentang kemegahan peradaban Islam melalui literatur dan riset.
- Al Amin School: Melakukan studi banding dengan sekolah lokal untuk bertukar pikiran mengenai budaya belajar dan memperluas jaringan persahabatan antarnegara.
Eksplorasi Budaya di Singapura & Malaysia
Sepanjang perjalanan, para siswa juga mengeksplorasi berbagai destinasi ikonik yang menjadi simbol kemajuan kedua negara. Mulai dari tata kota Singapura yang disiplin hingga keragaman budaya di Malaysia, setiap sudut kota menjadi pelajaran berharga tentang toleransi dan kemajuan peradaban manusia.
Program “Satu Siswa, Satu Karya”: Menuliskan Jejak Perjalanan
Yang paling istimewa, perjalanan ini tidak akan berakhir begitu saja. Seluruh siswa yang menjadi peserta diwajibkan untuk mendokumentasikan pengalaman unik mereka ke dalam sebuah tulisan.
Nantinya, kumpulan tulisan ini akan dikurasi dan diterbitkan menjadi sebuah buku antologi perjalanan. Program ini adalah upaya sekolah untuk melatih kemampuan literasi dan membangun rasa percaya diri siswa bahwa pengalaman mereka layak untuk dibagikan kepada dunia.
